DetikFoto
Rabu, 15/08/2012 09:55 WIB

fotoNews

Dilarang Berjilbab, Boudlal Tuntut Disney

Fotografer - Pool
  Share : Facebook  Share to Twitter  mail
Dilarang Berjilbab, Boudlal Tuntut Disney
Imane Boudlal (28), merupakan seorang Muslim, yang bekerja sebagai pelayan di Storytellers Cafe, restoran di Grand California Hotel & Spa di lingkungan Disneyland di Anaheim, California. REUTERS/Jason Redmond.
icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_off

Foto Lain

Mantan pekerja restoran di Disneyland, California, AS, Imane Boudlal, menuntut Walt Disney Co, Senin (14/8). Imane Boudlal mengaku mendapat pelecehan dan diskriminasi agama, dengan mengatakan bahwa ia dipecat karena ingin memakai jilbab saat bekerja.

Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  


Loading comment...

Tertarik membeli atau me-republikasi foto di atas? Anda bisa menghubungi redaksi detikcom di nomor 021 7941177 ext 416 atau faksimili 021 – 79186564 atau email imalia[at]detik.com. Seluruh material (artikel/berita teks dan foto) yang terdapat dalam www.detik.com dilindungi undang-undang hak cipta.

Informasi pemasangan iklan
hubungi Tina Arvianh di tina[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.581).

PILIHAN REDAKSI
Selasa, 24/05/2016 15:50 WIB

Foto-news

Wajah Jalan di Bojongkulur Bak Kubangan Sawah

0 Komentar |

Usai diguyur air hujan, jalan Ciangsana, Bojongkulur, Bogor, bak kubangan sawah. Kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang menyebabkan genangan air.

FOTO SEBELUMNYA
Selasa 24/05/2016 17:28

fotoNews

Pembersihan Sampah di Kanal Banjir Timur

Selasa 24/05/2016 17:09

fotoNews

Abu Sinabung Tutupi Kebun Warga

Selasa 24/05/2016 15:50

fotoNews

Wajah Jalan di Bojongkulur Bak Kubangan Sawah

Selasa 24/05/2016 15:49

fotoNews

Ribuan Orang Antre Daftar Driver UberMotor

Selasa 24/05/2016 14:57

fotoNews

Pegawai Lion Air Mengadu ke Komisi V DPR

\00