detikcom
Selasa, 24/04/2012 19:19 WIB

fotoNews

Istana Jiwa, Sejarah Kekerasan Kepada Perempuan

Fotografer - Rengga Sancaya
0 Komentar  |   Share : Facebook  Share to Twitter  mail
Istana Jiwa, Sejarah Kekerasan Kepada Perempuan
Novel ini menggambarkan kembali betapa perempuan dalam masa konflik seringkali menjadi korban berlapis.
icon_star_off icon_star_off icon_star_off icon_star_off icon_star_off

Foto Lain

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap perempuan (Komnas Perempuan) memberikan apresiasi atas upaya tak kenal lelah dan berkelanjutan Putu Oka Sukanta dalam melahirkan karya sastra berlatar sejarah pelanggaran HAM masa lalu. Novel baru yang bejudul "Istana Jiwa", karya Putu Oka Sukanta diluncurkan di Jakarta, Selasa (24/04).

Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  


Komentar terkini (0 Komentar)
Urutkan :
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

PILIHAN REDAKSI
Selasa, 21/05/2013 12:43 WIB

fotoNews

Waria Demo Dukung KPK

waria-cov.jpg
2 Komentar | icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_full

Delapan waria yang menamakan dirinya Aliansi Waria Anti Korupsi (AWAK) mengggelar aksi demo di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2013). Mereka meminta KPK menuntaskan semua kasus korupsi dan tidak terjebak menjadi alat politik.

FOTO SEBELUMNYA
Selasa 21/05/2013 22:31

fotoNews

Hatta Hadiri 105 Tahun Kebangkitan Bangsa

Selasa 21/05/2013 20:23

fotoNews

Melihat Alat Tempur KRI Slamet Riyadi

Selasa 21/05/2013 18:39

fotoNews

Lagi, DKPP Jatuhkan Peringatan Tertulis ke KPU

Selasa 21/05/2013 18:32

fotoNews

Fadli Zon Tulis Ulang Sejarah 1998

Selasa 21/05/2013 18:23

fotoNews

Jokowi Undang Makan Warga Pluit

Selasa 21/05/2013 17:19

fotoNews

Ini Dia Rumah Tempat Darin Mumtazah Tinggal

Selasa 21/05/2013 17:07

fotoNews

Tersangka Kasus Cebongan Jadi 12 Orang

\00